[tutup]

Tikus Sebenarnya Baik Hati dan Pemurah

Tikus identik dengan pengkhianat cinta. Namun sebenarnya, menurut para peneliti, mereka benar-benar baik dan murah hati.

Dalam sebuah penelitian, ilmuwan Universitas Chicago menempatkan tikus-tikus berpasangan sehingga mereka harus saling mengenal.

http://i800.photobucket.com/albums/yy286/cakefever/tr3/rat.png

Ketika kemudian satu tikus ditempatkan di tabung transparan dalam kandang, tikus kedua terlihat tertekan sampai berhasil membebaskan tikus yang pertama.

Yang mengherankan, tidak hanya membantu teman di kandang yang dalam kesulitan, mereka juga tanpa pamrih berbagi. Yang juga mengherankan, tikus betina terlihat lebih peduli daripada jantan.

Selama percobaan, para ilmuwan menemukan bahwa tikus yang berkeliaran gelisah melihat temannya terperangkap dan menurut para ilmuwan, tikus itu memperlihatkan bentuk sederhana dari empati.

Binatang yang bebas pergi lebih jauh, belajar bagaimana membuka pintu tabung, tanpa diajari, dan membebaskan pasangannya.

http://www.penyuluhpertanian.com/wp-content/uploads/2011/10/tikus.png

Hal ini, kata peneliti, merupakan bentuk yang lebih kompleks dari empati. Banyak tikus mengulangi pola itu, menurut laporan jurnal Science.

"Kami tidak melatih tikus-tikus ini dengan cara apa pun. Tikus ini belajar karena mereka termotivasi oleh sesuatu secara internal," kata Inbal Ben-Ami Bartal.

"Kami tidak mengajarkan mereka bagaimana membuka pintu. Sulit untuk membuka pintu, tapi mereka terus mencoba dan mencoba dan akhirnya berhasil."

Dalam penelitian lebih lanjut, tikus memiliki sedikit ketertarikan atau tidak tertarik melepaskan mainan boneka yang terjebak dalam tabung, tetapi mereka membebaskan tikus hidup, bahkan ketika tidak diizinkan untuk bermain dengan tikus itu setelah bebas.

http://static.inilah.com/data/berita/foto/1365532.jpg

Ini, kata para peneliti, menunjukkan bahwa motivasi tikus pembebas adalah untuk menghilangkan penderitaan hewan-hewan terperangkap.

Dalam percobaan terakhir, peneliti melihat sikap tikus ketika diberikan pilihan melakukan penyelamatan atau makan cokelat.

Hewan itu sering lebih memilih untuk menyelesaikan penyelamatan sebelum menyelipkan dan berbagi cokelat mereka dengan teman mereka.

"Itu sangat menarik. Menunjukkan kepada kita bahwa pada dasarnya membantu pasangan mereka setara dengan cokelat. Kami terkejut," kata Peggy Mason.

Hasil penelitian juga mengisyaratkan tikus betina lebih mungkin untuk melakukan upaya penyelamatan yang mungkin mencerminkan pentingnya empati dalam keibuan.

Tim peneliti mengatakan bahwa bertindak dari empati jelas bukanlah keunikan manusia saja dan menyarankan kita mungkin bisa belajar satu atau dua hal dari tikus yang rendah hati itu.

Profesor Mason mengatakan, "Ketika kita bertindak tanpa empati, kita bertindak melawan warisan biologis kita."

"Jika manusia mau mendengar dan bertindak pada warisan biologis mereka lebih sering, kita akan lebih baik."

Sumber : tempo.co

Kenapa Jatuh Cinta Bikin Orang Tidak Nafsu Makan?

Saat jatuh cinta maka berbagai perasaan bercampur jadi satu sehingga dikenal dengan istilah berjuta rasanya. Salah satu hal yang dirasakan orang saat jatuh cinta adalah tidak nafsu makan, kenapa begitu?

Ketika sedang merasakan jatuh cita, seseorang akan mengalami perubahan kondisi hormonal yang membuat suasana hatinya bergejolak tidak karuan. Tidak hanya dari fluktuasi suasana hati, perubahan hormonal ini juga bisa diamati dari kondisi fisik.


http://www.lienaaifen.com/uploads/2011/08/tidak-nafsu-makan-ini-penyebabnya.jpg

Para ilmuwan mengungkapkan bahwa pusat kesenangan di otak akan menyala ketika seseorang sedang jatuh cinta sehingga membuat orang seperti mabuk kepayang dan memiliki kegembiraan.

Ahli saraf menjelaskan orang yang tengah dimabuk asmara ini akan mengaktifkan bagian otak yang memicu terjadinya pelepasan hormon dopamin, feromon, norepinefrin atau adrenalin dan juga serotonin.

Zat kimia yang dilepaskan oleh tubuh akan akan membuat seseorang merasa sangat gembira, denyut jantung meningkat, sulit tidur dan yang pasti tidak nafsu makan, seperti dikutip dari MedIndia.

Selain itu ketika sedang jatuh cinta maka seseorang akan memikirkan orang lain yang dicintainya sehingga membuat seseorang terasa sulit menelan makanan yang membuatnya jadi tidak nafsu makan.

Meski begitu orang yang jatuh cinta tidak kekurangan energi meski ia tidak nafsu makan karena tubuh berada dalam taraf energi yang tinggi akibat pelepasan dopamin dan zat kimia lain. Tingkat energi yang tinggi ini juga membuat orang jadi sulit tidur dan selalu memikirkan orang yang dicintainya.

Reaksi-reaksi yang terjadi di tubuh ketika sedang jatuh cinta ini bisa mempengaruhi suasana hati menjadi lebih baik, membuat tubuh lebih waspada serta memudahkan terjalinnya kedekatan emosi dengan orang lain.

Sementara itu efek lain yang muncul di tubuh ketika seseorang sedang jatuh cinta adalah adanya perasaan tergila-gila, mabuk kepayang, kreatif dan gembira yang memberi efek positif.

Tapi efek positif ini akan menjadi tidak sehat dan berbahaya ketika jatuh cinta berubah menjadi obsesi atau sangat ketergantungan dengan perasaan sehingga timbul rasa tidak bisa hidup tanpa seseorang.

Sumber : detikhealth.com

Mengapa Tubuh Kita Ditumbuhi Rambut?

Rambut tubuh tampaknya tidak berguna bagi manusia modern saat ini. Namun rambut itu ternyata dapat membantu kita mendeteksi parasit.

Peneliti bahkan menduga perempuan purba yang menjadi nenek moyang manusia ada kemungkinan lebih menyukai pria yang rambut tubuhnya lebih tebal, karena bebas kutu dan parasit.

Jika dibandingkan dengan kera, yang menjadi kerabat terdekat manusia, rambut tubuh kita memang terlihat jauh lebih sedikit. Tapi kerapatan folikel rambut di kulit kita sebenarnya sama banyaknya dengan kera sebesar manusia.

http://yepiye.files.wordpress.com/2011/11/hairy_arm_12.jpg?w=600

Rambut halus yang menutupi tubuh kita diduga merupakan ciri yang tersisa dari proses evolusi nenek moyang manusia yang tubuhnya rapat ditumbuhi bulu.

Kini peneliti menemukan bahwa rambut halus ini ternyata sangat berguna, terutama dalam mendeteksi adanya kutu busuk.

"Saya memimpin sebuah kelompok riset yang mencoba memahami biologi serangga pengisap darah," kata Michael Siva-Jothy, ahli ekologi evolusi di University of Sheffield di Inggris.

"Kami ingin menemukan cara mengendalikan serangga ini secara efektif dan mencegah penularan penyakit yang disebarkan serangga itu."

Para peneliti merekrut 29 mahasiswa lewat Facebook dan mencukur rambut salah satu lengan mereka. Peneliti mengetes berapa lama para mahasiswa itu mendeteksi kutu busuk yang diletakkan di tiap lengan dan berapa lama parasit tersebut menemukan lokasi terbaik untuk makan.

Riset itu menemukan bahwa rambut tubuh membantu orang mendeteksi keberadaan kutu busuk. Keberadaan kutu pada tangan yang ditumbuhi rambut jauh lebih cepat diketahui ketimbang pada lengan "gundul", karena rambut berfungsi sebagai detektor gerak. Rambut juga memperlambat gerakan parasit untuk menemukan lokasi
makan.

Pria jauh lebih cepat mendeteksi parasit itu ketimbang perempuan karena rambut tubuh pria lebih lebat berkat tingginya kadar testosteron mereka.

Namun bukan berarti perempuan lebih sering digigit. Sebab, kutu busuk biasanya lebih suka menggigit di pergelangan kaki, yang jarang ditumbuhi rambut.

Sumber : tempo.co

Yuk, Tidur Bersama Teknologi

Pernah membayangkan tidur mengambang, atau terpaksa harus tidur dalam keadaan berdiri? Semua itu bisa terjadi dewasa ini berkat inovasi yang dilakukan oleh beberapa orang, teristimewa perancang kasur yang terus mencari penemuan-penemuan baru.

Beberapa penemuan di bawah ini merupakan hasil teknologi teranyar pada tempat tidur, sehingga kebutuhan manusia akan tidur bisa tetap terpenuhi tanpa harus bergantung pada bentuk ranjang yang konvensional. Apa saja diantaranya?


Floating Bed
Sejak penemuan di dunia penerbangan, orang mencari cara baru-bahkan lebih-menantang gravitasi. Sekarang, dengan desain dan ide arsitek Janjaap Ruijssenaars, seseorang benar-benar bisa mengapung sementara mereka tidur. Teknologi tempat tidur terapung ini disebut Floating Bed.

Tempat tidur terapung berhasil tercipta setelah tujuh tahun penelitian yang ekstensif. Bagaimana sistem kerjanya? Menggunakan sistem non-degrading magnetic system, akan membuat ranjang terangkat dari tanah tanpa pernah turun. Untuk menjaga supaya tidak mudah bergeser atau "terbang" maka floating bed ditahan oleh empat utas kabel baja.

Sistem ini benar-benar menakjubkan karena dapat menahan beban hingga 1500 pon. Karena teknologi unik dan studi yang ekstensif, tempat tidur terapung ini harganya 1,6 Juta US Dolar (setara dengan 15 milyar Rupiah). Memang, saat ini hanya orang yang kelebihan duit saja bisa membeli floating bed tersebut. Tapi siapa tahu, di masa depan teknologi semacam ini bisa menjadi komoditi yang murah.



Vertical Bed
 
Perangkat ini diciptakan oleh Jamie O `Shea. Hal ini memungkinkan pengguna untuk tidur dalam posisi vertikal. Bagaimana rasanya? Yang pasti tidak mungkin lebih nyaman daripada tidur yang sebenarnya, tetapi dapat membantu seseorang yang terpaksa tidur dalam posisi berdiri (vertikal).

Hal lain yang menarik tentang penemuan ini adalah, bahwa hal itu dapat dengan mudah dilipat ke dalam tas, sehingga mudah dibawa ke mana saja.

Untuk membuktikan bahwa penemuannya benar-benar bekerja, O'Shea melakukan uji coba di Broadway dan 33 Street, New York. Dia sempat tidur siang di sana selama 40 menit dan kemudian mengulangi tes beberapa kali dengan interval 4-jam. Sejauh ini tidak ada informasi apakah Vertical Bed akan laris di pasaran.


Molecul Bed - 120 Sofa Balls

Animi Causa dari Feel Seating System merancang sofa sekaligus tempat tidur yang inovatif. Bentuknya serupa kumpulan bola-bola yang nyaman untuk ditiduri/diduduki. Menurut Animi, ia mendapat inspirasi setelah melihat struktur molekul. Maka dibuatlah molecul bed yang terdiri dari 120 bola berlapis bahan elastis buatan pabrik. Uniknya, kita bisa membentuk molecul bed sekehendak hati, tergantung daya kreatifitas dan bentuk ruang di tempat tinggal kita. Unik, kan?
bedUP
Kamar kamu sempit, ingin punya tempat tidur yang tidak menyita banyak ruang dan bisa disimpan saat tak diperlukan? Harus coba bedUP.

Tempat tidur yang dirancang oleh studio of invention Décadrages, tempat tidur ini bisa disimpan di atap (plafon) sehingga menghemat ruang seluas 4 m2. Jadi, saat siang hari, simpan saja tempat tidur ini di atas, dan saat malam tiba turunkan bedUP, serta sesuaikan ketinggian tempat tidur tersebut dari lantai seperti yang kamu inginkan.


Sofa Bunk Bed
 
 
 
Sofa Bed sudah biasa kita temukan di toko furniture. Tapi yang satu ini cukup unik, dengan mekanisme yang diciptakan, bisa cepat berubah bentuk menjadi tempat tidur tingkat (bunk bed). Bahkan lengkap dengan tangganya, lho.


Yang satu ini aneh.
 
Kalau tempat tidur yang satu ini benar-benar aneh, karena dirancang hanya untuk posisi tidur yang spesifik (lihat gambar) yaitu posisi fetal - tidur miring dengan kaki sedikit terlipat. Siapa yang mau tidur dengan posisi tersebut sepanjang malam? Ah, aneh-aneh saja.
sumber: theresidentarchitect.com, freshome.com

Facebook Twitter
 
Groovy Pointer 3