Dilema Pemerintah, Pilih Panas Bumi atau Hutan?
Diposting oleh
Explore the World
Sabtu, 17 Desember 2011 at 12.52.00
0
komentar
Labels :
Berita
Menteri ESDM Jero Wacik mengatakan, panas bumi atau geothermal merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang sedang dikebut oleh pemerintah, namun pengembangannya saat ini terhambat karena tidak kompaknya kementerian kehutanan.
"Selama ini yang menghambat pengembangan Geothermal adalah di ketuhanan," kata Jero di Kantor Kementerian Perekonomian, Jumat (16/12/11).
Dikatakan Jero Wacik, hal itu didasari karena biasanya gunung berapi yang di bawahnya ada magma, dan magma itulah yang membuat panas.
"Panas tersebut menghasilkan uap, dan bisa dimanfaatkan energinya untuk listrik. Nah, biasanya di atas lereng gunung merapi itu adalah hutan, di sinilah letak masalahnya karena di situ biasanya hutan lindung," terangnya.
Akibatnya, jika tidak ada kekompakan antara Menteri kehutanan dan Menteri ESDM maka panas bumi sulit dikembangkan.
"Kita tidak bisa kompak, maka bisa bottleneck atau terkunci. Makanya kita harapkan ada kesepakatan dengan Kehutanan, agar untuk pengembangan energi ini, kita bisa diberikan izin sedikit untuk eksplorasi di hutan lindung tersebut," tandasnya.
Jero mengatakan, pihaknya dengan Kementerian Kehutanan akan menandatangani kesepakatan izin eksplorasi panas bumi di 28 titik.
"Senin depan kami akan MOU untuk izin eksplorasi Geothermal di 28 titik di wilayah kementerian Kehutanan," kata Jero.
Adapun 28 titik tersebut tersebar di banyak pulau terutama yang memiliki gunung merapi dan di sekitarnya merupakan hutang lindung.
Pasalnya menurut Jero Wacik, pengembangan panas bumi mengandalkan panas magma yang menghasilkan uap panas.
"Tapi masalahnya, di lereng-lereng gunung merapi adalah hutan dan biasanya hutan lindung. Di sinilah letak masalah pengembangan geothermal, izin dari kehutanan yang kadang tidak sejalan," ungkapnya.
Nantinya kata Jero Wacik, dengan adanya MOu tersebut, diharapkan terjalin kerjasama, antara kedua kementerian ini. "Mekanismenya kita diberikan izin sebagian lokasi untuk eksplorasi geothermal di hutan lindung di 28 titik yang telah disepakati," ujarnya.
sumber : detik.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



